AdvertorialSulawesi Barat

Forum Anak Sulbar Resmi Dikukuhkan, Siap Kawal Hak dan Tumbuh Kembang Anak

×

Forum Anak Sulbar Resmi Dikukuhkan, Siap Kawal Hak dan Tumbuh Kembang Anak

Sebarkan artikel ini

Pemprov Sulbar

Mamuju, Beritaini.com — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) terus memperkuat upaya perlindungan anak melalui kolaborasi lintas sektor. Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan Pertemuan dan Kerja Sama Lintas Sektor Pencegahan Kekerasan dan Perkawinan Anak yang dirangkaikan dengan Pengukuhan Forum Anak Sulbar Masa Bakti 2026-2028, Jumat 5 Juni 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos P3APMD) Sulbar itu dihadiri sejumlah pemangku kepentingan yang memiliki peran dalam perlindungan dan pemenuhan hak anak.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulbar, Junda Maulana, menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam penanganan berbagai persoalan yang dihadapi anak, termasuk kekerasan dan perkawinan anak. Hal ini sesuai dengan visi dan misi Gubernur Suhardi Duka.

Baca juga:  BKD Sulbar Dukung Pemanfaatan Data Kependudukan, Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Lebih Akurat

“Hari ini kita melaksanakan koordinasi lintas sektor untuk penanganan kekerasan anak. Di samping itu, kita juga mengukuhkan Forum Anak Sulawesi Barat. Penanganan tindak kekerasan terhadap anak sangat membutuhkan keterlibatan lintas sektor karena anak adalah aset bangsa dan aset daerah yang harus kita jaga tumbuh kembangnya,” ujar Junda Maulana.

Menurutnya, cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045 hanya dapat dicapai apabila generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan inovatif. Namun di tengah tantangan saat ini, masih banyak anak yang menghadapi berbagai persoalan, baik sebagai korban maupun pelaku.

Karena itu, Junda Maulana menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi anak, mulai dari keluarga, lingkungan masyarakat hingga satuan pendidikan.

Baca juga:  Adiwiyata 2025: DLH Sulbar Lakukan Verifikasi Lapangan Calon Sekolah Unggul Lingkungan

“Di rumah, orang tua harus membangun komunikasi yang terbuka dengan anak dan menghindari segala bentuk kekerasan. Di lingkungan masyarakat, perlu ada jaminan keamanan agar anak terhindar dari berbagai persoalan sosial. Begitu juga di sekolah, anak-anak harus mendapatkan ruang yang aman dan bebas dari diskriminasi,” katanya.(*)