AdvertorialSulawesi Barat

Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman: Lindungi Siswa dari Kekerasan, Perundungan dan Diskriminasi

×

Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman: Lindungi Siswa dari Kekerasan, Perundungan dan Diskriminasi

Sebarkan artikel ini

Pemprov Sulbar

Mamuju, Beritaini.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat sedang menyiapkan pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN).

Pokja ini akan bertugas menyusun standar sekolah yang tidak hanya membuat siswa nyaman belajar, tetapi juga terlindungi dari kekerasan, perundungan, dan diskriminasi.

Pembentukan Pokja BSAN dibahas dalam kegiatan Advokasi dan Pendampingan Pembentukan Pokja BSAN di Ruang Oval Kantor Gubernur Sulbar, Kamis 4 Juni 2026.

Pertemuan dipimpin Sekretaris Daerah Sulbar Junda Maulana dan dihadiri Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta serta sejumlah Pimpinan OPD Sulbar.

Pembentukan Pokja BSAN merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman serta Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 17 Tahun 2026 tentang Pedoman Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.

Baca juga:  Wartawan Tewas Mengenaskan, PWI Sulbar Tunggu Proses Penyelidikan Polisi

Pembentukan Pokja BSAN juga sejalan Pancadaya ketiga Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul dan berkarakter.

Dalam pembahasan itu, Kapolda Sulbar memberikan sejumlah masukan terkait upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman.
Salah satunya, keamanan tidak hanya dilihat dari kondisi di dalam sekolah, tetapi juga di lingkungan sekitar sekolah.(*)