Makassar, Beritaini.com — Pengurus Pusat Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Mamuju (PP HIPERMAJU) secara langsung menyerahkan dokumen Riset dan Kajian Penolakan Rencana Tambang Logam Tanah Jarang (LTJ) di Kabupaten Mamuju kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, dalam kesempatan pembukaan Musda Partai Golkar Sulsel di Makassar, Sabtu 18 Juli 2026.
Penyerahan dokumen tersebut merupakan langkah PP HIPERMAJU dalam menyampaikan pandangan akademik, hasil kajian, serta aspirasi masyarakat Mamuju terhadap rencana pertambangan logam tanah jarang yang tengah menjadi perhatian pemerintah. Pemerintah sebelumnya memang telah membahas potensi pengembangan logam tanah jarang di Mamuju sebagai bagian dari agenda mineral strategis nasional.
Dokumen yang diserahkan memuat berbagai hasil riset dan analisis mengenai potensi dampak sosial, lingkungan, ekonomi, serta keberlanjutan ruang hidup masyarakat. Selain itu, kajian tersebut juga berisi rekomendasi agar pemerintah mengedepankan transparansi, partisipasi publik yang terbuka, dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat sebelum mengambil keputusan strategis terkait rencana pertambangan.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri ESDM menerima dokumen yang disampaikan PP HIPERMAJU dan menyatakan bahwa dokumen tersebut akan menjadi bahan pertimbangan serta akan dipelajari dan didalami lebih lanjut sebagai bagian dari proses pengambilan kebijakan.
Ketua Umum PP HIPERMAJU, Aksan Iskandar, menyampaikan bahwa penyerahan dokumen ini merupakan wujud tanggung jawab moral dalam mengawal masa depan Kabupaten Mamuju.
“Kami tidak sekedar menyampaikan penolakan, tetapi membawa dokumen riset dan kajian yang disusun sebagai bentuk kontribusi intelektual. Harapan kami, pemerintah menjadikan kajian ini sebagai bahan pertimbangan yang serius sebelum menetapkan kebijakan apa pun terkait rencana tambang logam tanah jarang di Mamuju.”
PP HIPERMAJU mengapresiasi keterbukaan Menteri ESDM yang bersedia menerima dan mendengarkan secara langsung penyampaian dokumen tersebut. Organisasi berharap proses pendalaman yang dilakukan pemerintah benar-benar mempertimbangkan aspek ilmiah, daya dukung lingkungan, keberlangsungan sumber penghidupan masyarakat, serta aspirasi warga Mamuju.
PP HIPERMAJU menegaskan komitmennya untuk terus mengawal setiap perkembangan rencana pertambangan logam tanah jarang di Mamuju secara kritis, konstruktif, dan berdasarkan data ilmiah, dengan mengedepankan kepentingan masyarakat serta kelestarian lingkungan sebagai prioritas utama.(*)








