MamujuSulawesi Barat

Anggaran Terbatas, PMI Sulbar Layani Masyarakat Terdampak Kekeringan

×

Anggaran Terbatas, PMI Sulbar Layani Masyarakat Terdampak Kekeringan

Sebarkan artikel ini

PMI Sulawesi Barat

PMI Sulawesi Barat melakukan Pendistribusian Air Bersih kepada Masyarakat Terdampak Kekeringan

Mamuju, Beritaini.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan puncak musim kemarau 2026 di Indonesia terjadi pada Agustus hingga September 2026. Sekitar 48,84% wilayah daratan Indonesia merasakan puncak kemarau pada Agustus dan 25,41% pada September, dengan kondisi yang cenderung lebih kering dibanding tahun normal.

Dampak dari kemarau tersebut telah dialami sejumlah daerah di Sulbar yang mengalami minimnya air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Mengantisipasi hal ini, PMI (Palang Merah Indonesia) Sulawesi Barat melakukan pendistribusian air bersih ke sejumlah titik seperti;

Mamuju:
1. Dusun Bone-Bone Pantai Desa Bambu : 6.000 Liter/365 Jiwa
2. Jalan Nelayan 3 Kel. Simboro : 4.800 Liter/16 Jiwa
3. Ling. Sese Bia Kel. Rangas 3.500 Liter/12 Jiwa
4. SMP Neg 4 Simboro : 2.400 Liter/141 Jiwa

Baca juga:  PMI Sulbar Distribusi Air Bersih Kepada Warga Terdampak Kekeringan

Mateng:
1. Desa Tinali Onorejo RT. 5 Kec. Budong-Budong : 1850 Liter/133 Jiwa
2. Desa Salugatta Kec. Budong-Budong : 5.000 Liter/145 Jiwa
3. Desa Topoyo Dusun Lombabou & Dusun Balal Tomene :1850 Liter/38 Jiwa
4. Dusun Napaboa Desa Topoyo : 1850 Liter/31 Jiwa
5. Perkantoran Pemerintahan Mamuju Tengah

Kepala Markas PMI Sulawesi Barat, Lukman Dahlan menyebutkan, PMI Pusat sebelumnya telah memberikan instruksi kesiapsiagaan menghadapi dampak musim kemarau tahun ini.

“Sejumlah poin penekanan instruksi PMI pusat terhadap dampak musim kemarau tahun ini diantaranya, memperkuat koordinasi lintas sektor serta pemangku kepentingan terkait kekeringan, menyiapkan sarana dan prasarana utama serta pendukung untuk penanganan kekeringan dan kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran hutan,” terang Lukman Dahlan, Jumat 7 Agustus 2026.

Baca juga:  SDK Sampaikan Salam Hormat dan Silaturahmi Tetap Terjaga kepada Rivalnya di Pilgub Sulbar

Lukman menambabkan, arahan dan kebijakan dari Pengurus PMI SulBar, Ketua  PMI Sulbar Enny Anggraeni dan Ketua Harian St Suraidah Suhardi untuk membantu pemerintah dalam melakukan pendistribusian air bersih ke masyarakat yang terdampak kekeringan atau El Nino tahun ini.

Lukman juga mengapresiasi PDAM Mamuju dalam menyediakan air bersih yang didistribusikan PMI Sulbar kepada masyarakat terdampak.

“Meski dengan keterbatasan anggaran PMI Sulbar, kami berupaya membantu masyarakat yang terdampak kekeringan,” kunci Lukman.(*/Md)