Rebuild RS Mitra Manakarra Harmoni Sulbar dan Lingkungan Kita

Mamuju, Beritaini.com - Pasca gempa beberapa waktu lalu menelan banyak korban dan merubuhkan fasilitas vital seperti Rumah Sakit Mitra Manakarra Mamuju.

DR Suhardi Duka, Komisaris Utama PT Mitra Husada Manakarra melakulan peletakan batu pertama pembangunan kembali (rebuild) Rumah Sakit Mitra Manakarra, setelah rubuh akibat gempa beberapa waktu lalu, Selasa 18 Mei 2021.

Dengan menggunakan aplikasi software Etabs 2016, perencanaan RS Mitra Manakarra akan berdiri dua lantai.Aplikasi ini juga dapat mengetahui kekuatan bangunan terhadap gempa.

Suhardi Duka menyampaikan, pembangunan RS Mitra kali ini berorientasi pada keamanan dan kenyamanan pasien. Meskipun sesungguhnya, rancangan bangunan bisa mencapai empat lantai.

"Teman-teman konsultan bilang bangun aja lantai empat, tapi saya minta tak usah, cukup lantai dua saja. Konstruksi yang kita bangun ini konstruksi lantai empat tapi kita hanya lantai dua, kekuatan gempa magnitudo 8,5 itu inshaAllah masih aman," jelas anggota DPR RI ini.

Baca juga:  Lima Tahun Habsi-Irwan Banyak Persoalan, Sebut Kemiskinan Meningkat Karena Pendatang

Dengan menggunakan bata ringan dan partisi pembatas di dalam bangunan, RS Swasta terbesar di Sulbar ini rencananya akan berkapasitas 130 tempat tidur dengan luas bangunan 36x36 meter.

Peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Mitra Manakarra dihadiri Ketua DPRD Sulbar Sitti Suraidah Suhardi, Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi, Wakil Bupati Mamuju Ado Mas'ud dan stakeholder.

RS Mitra Manakarra dengan predikat tipe C. Diharapkan dapat menjadi rumah sakit rujukan bagi masyarakat di Sulawesi Barat dan berpedoman pada UU Kesehatan serta BPJS Kesehatan

"Konsepnya bagaimana harmoni dengan rumah sakit di Sulawesi Barat, bagaimana harmoni dengan kondisi lingkungan kita," kunci SDK.

 

banner 454x122