MEMAHAMI SURVEI SEBAGAI PENELITIAN ILMIAH

Oleh : Dr.Muslimin,M.Si

Akhir akhir ini kata survei menjadi tidak asing bagi sebagian masyarakat terlebih daerah/ masyarakat yang akan melakukan pilkada serentak dimana survei menjadi salah satu topik perbincangan hangat di hampir semua ruang ruang publik termasuk ruang dunia maya/ media sosial.

Lalu apa sebetulnya survei itu..?

Dalam konteks ilmu pengetahuan khususnya dalam metodologi penelitian, disana banyak kita temukan konsep konsep tentang arti dan makna dari survei itu..

Kerlinger(1973) dalam sugiono mengatakan bahwa survei adalah salah satu metode penelitian kuantitatif yang dilakukan pada populasi dimana data yang dipelajari data dari sampel yang diambil dari populasi tersebut untuk menemukan kejadian kejadian relatif, distribusi dan hubungan hubungan antar variabel sosiologis dan psikologis.

Bagaimana proses survei ?

Proses penelitian survei merupakan langkah langkah sistematis dan logis sebab ia merupakan proses ilmiah yang mana unsur unsurnya juga harus ilmiah yaitu logis, empiris dan sistematis

Baca juga:  Gubernur dan Wagub Sulsel Rebutan "Panggung Kosong"

Sebelum melakukan penelitian survei maka langkah awalnya adalah merumuskan masalah atau potensi, karena ini bagian dari metode kuantitatif maka masalah yang dibawa harus sudah jelas dan ditunjukkan data yang valid. Lalu merumuskan hipotesis yang selanjutnya akan dibuktikan kebenarannya secara empiris di lapangan.

Kemudian langkah selanjutnya adalah menetapkan populasi sebagai tempat pengujian dan sekaligus menyiapkan instrumen penelitiannya. Jika populasi terlalu luas dan ada keterbatasan dari peneliti maka dapat menggunakan sampel yang diambil dari populasi tersebut. Dan sampel harus refresentatif dengan memperhatikan tingkat kesalahan tertentu( sampling error). Kemudian instrumen yang akan di uji harus valid dan realibel agar pada saat mengukur variabel dalam pengumpulan data benar benar akurat untuk menghindari bias.

Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis. Analisis diarahkan untuk menjawab rumusan masalah dan hipotesis yang telah disusun tadi. Karena ini penelitian kuantitatif maka analisisnya menggunakan statistik baik statistik deskriptif maupun statistik infrensial.

Baca juga:  Menakar Kualitas Pilkada Serentak Tahun 2020

Dari hasil analisis selanjutnya disajikan pembahasan yang berupa penyajian data dengan menggunakam tabel, grafik garis, grafik batang atau diagram lingkaran. setelah hasil penelitian diberikan pembahasan maka selanjutnya ditarik kesimpulan sebagai bagian akhir dari proses penelitian survei itu.

Kalau langkah langkah ini dilakukan sesuai standar kaidah ilmiah maka hasil akhir dari penelitian itu menjadi baik dan tidak bias sehingga hasilnya dapat dipertanggung jawabkan secara akademik/ ilmiah dan dapat menjadi referensi penting bagi siapa saja yang membutuhkannya.

Penelitian survei adalah kerja kerja ilmiah dimana standar prosesnya mengikuti kaidah kaidah ilmiah yang sudah disepakati...adalah menjadi rusak ketika standar standar ilmiah ini dipergunakan pada tempat yang salah untuk kepentingan yang salah pula.(*)