Agusnia Hasan Sulur Raih Penghargaan Inovasi " Pasar Marasa " di Polman

Polman, Beritaini.com – Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Polewali Mandar, Doktor Hj.Agusnia Hasan Sulur S.P., M.Si. meraih Predikat Istimewa Peringkat I dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II yang diselenggarakan oleh Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Manajemen Pemerintahan, Lembaga Administrasi Negara ( LAN RI ).

Pelatihan ini dilaksanakan mulai 21 Maret hingga 12 Juli 2019 di Makassar dan diikuti 60 peserta dari wilayah Indonesia Timur, diantaranya Sulut, Sulteng, Sulsel, Sulbar, Papua, dan Mataram.

Agusnia Hasan Sulur mendapat perghargaan tersebut atas konsep inovasi yang diberi judul Proyek Perubahan “Pasar Marasa” di Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat.

“Pasar Marasa” merupakan akronim dari Pasar Maju, Rapi, Sehat dan Aman dalam perlindungan konsumen.

Baca juga:  Presiden Ingin Dana Desa Mulai Digunakan untuk Bangun SDM

Dalam keterangan tertulisnya, yang dikirim keredaksi beritaini.com, Senin, 15 Juli 2019, Agusnia mengatakan sejak dilaksanakannya proyek perubahan pasar marasa ini, terlihat perubahan yang sangat signifikan terutama kebersihan area Pasar.

Perubahan lain kata Agusnia seperti tertatanya lapak pedagang yang selama ini menempati badan jalan dan munculnya kesadaran dikalangan pedagang akan pentingnya kebersihan.

Hal itu diungkapkan pula beberapa pedagang serta petugas retribusi, sejak dilaksanakannya proyek perubahan ini.

” Ini dirasakan ada peningkatan pendapatan yang sangat luar biasa,” ujar Agusnia Hasan Sulur.

Dibidang retribusi, Lanjut dia pasar mengalami peningkatan hingga 30%.

“Proyek Perubahan ini dilaksanakan selama 2 ( bulan ) namun efektifnya hanya dilaksanakan selama 3 ( tiga ) minggu” ujarnya.

Baca juga:  Sambangi Gubernur Sulbar, BRI Fokus UMKM Sektor Pangan

Lebih jauh Agusnia menambahkan bahwa Pasar Marasa ini berjalan dengan baik dan sukses karena didukung oleh Tim Koordinasi Pasar Marasa.

Seperti OPD terkait, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, Pemerintah Kecamatan Wonomulyo, Pemerintah Kelurahan Sidodadi, serta didukung oleh Bank BNI, BRI, Bank Sulselbar, Bank Mandiri, BPJS Ketenagakerjaan, Akper Wonomulyo, STIMIK HS, Puskesmas Wonomulyo, Hipmi Polman Satgas Pasar Maras dan ATP BAPPEDA Polman khusus dalam penanganan limbah organik.

Sebab itu, Kepala Perindagkop dan UKM Polewali Mandar berharap “Pasar Marasa” bisa menjadi sebuah motivasi dan inspirasi dalam revitalisasi manajemen pasar guna meningkatkan PAD.

” Dampaknya positif pada peningkatan kesejahteraan Rakyat,” pungkasnya(*)